Lebih dari 50 Parlemen Negara Akan Hadir di World Water Forum 2024 Bali

- 15 Mei 2024, 11:55 WIB
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon /Karawangpost/Foto/DPR-RI/Geraldi/vel

KARAWANGPOST - Ada lebih dari 50 parlemen dari berbagai negara yang terkonfirmasi akan hadir dalam ‘Parliamentary Meeting of the 10th World Water Forum’. Rencananya, forum ini akan digelar sepanjang 18-25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali mendatang.

Hal itu disampsikan Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, Selasa 13 Mei 2024.

Fadli menyebutkan, mengangkat tema ‘Memobilisasi Aksi Parlemen Mengenai Air untuk Kesejahteraan Bersama’, dirinya menjelaskan bahwa pembahasan di dalam forum tersebut tidak hanya persoalan isu air saja, akan tetapi juga yang terkait dengan air, seperti emisi gas, perubahan iklim dan pemanasan global.

Baca Juga: Indonesia Bawa Program Citarum Harum ke World Water Forum ke-10

Baca Juga: Polisi Amankan Enam WNI Telibat Penyeludupan WNA China ke Australia

Sebab itu, ia menilai masyarakat sipil harus turut dilibatkan guna melahirkan resolusi mangkus dan sangkil.

“Sebenarnya, kalau dari sisi forum, itu cukup banyak parallel session. Jadi akan ada yang kelompok pemerintah, ada yang kelompok parlemen, ada yang kelompok civil society. Pendekatannya nanti multistakeholder. Tentu, partisipasi (masyarakat sipil) itu sudah pasti, justru core-nya ada di civil society ya,” jelasnya.

Fadli menjelaskan ada 2 (dua) pleno yang akan digelar, di antaranya pleno pertama dengan tema ‘Akses Terhadap Sanitasi dan Air’ dan pleno kedua dengan tema ‘Praktik Inovatif untuk Akses Air yang Inklusif dan Setara’.

Sebagai bagian dari aksi, forum ini akan mengadakan beberapa kegiatan yang merepresentasikan kesetaraan akses air bersih yang memiliki tema ‘Air Bagian dari Inti Aksi Perubahan Iklim’.

“Pada intinya, ada yang dari eksekutif, ada yang dari civil society. Tapi ya, ini memang harus ada saling keterkaitan, ada irisan. Tidak bisa sendiri-sendiri. Ini bukan persoalan hanya satu pihak saja,” ungkap Fadli.***

Editor: M Haidar

Sumber: DPR


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah