DPRD Karawang Dorong Larangan Study Tour, Imbas Kecelakaan Pelajar di Subang

- 13 Mei 2024, 12:32 WIB
Kecelakaan bus di Ciater, Subang, Jawa Barat yang merenggut nyawa 11 orang kini diselidiki KNKT.
Kecelakaan bus di Ciater, Subang, Jawa Barat yang merenggut nyawa 11 orang kini diselidiki KNKT. /pandapotans/antara

KARAWANGPOST - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Asep Syaripudin, mengatakan, kenaikan kelas atau perpisahan seharusnya diisi oleh kegiatan yang lebih bermanfaat seperti pentas seni dan kreativitas siswa di bidang yang lain di setiap satuan pendidikan.

Dengan kejadian yang menimpa siswa SMK Depok di Subang kemarin seharusnya sekolah-sekolah yang ada di Karawang bisa mengambil hikmahnya.

“Kami komisi IV mendorong kepada pihak Dinas Pendidikan untuk mengeluarkan surat larangan study tour keluar wilayah Karawang apalagi sampai biayanya membebani orang tua siswa,” ucapnya, Senin, 13 Mei 2024.

Baca Juga: Sebanyak 530 KPM di Desa Jatilaksana Pangkalan Karawang Terima Bansos

Baca Juga: Polisi Minta Pihak Sekolah di Batujaya Karawang Cegah Aksi Corat-coret dan Kompoi saat Acara Kelulusan Sekolah

Ia menegaskan, selama ini larangan itu hanya sifatnya tidak mengikat (bentuknya) surat edaran. “Itupun masih banyak yang tidak mentaati surat edaran tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya, rombongan study tour salah satu SMK dari Depok yang alami kecelakaan di Subang hingga akibatkan menelan korban jiwa capai 11 orang bikin publik prihatin atas kejadian tersebut.

Imbasnya, sejumlah pihak meminta kegiatan studi tour ke luar daerah untuk dihentikan dan meminta agar kegiatan perpisahan dan atau kenaikan kelas sebaiknya dilakukan dalam sekolah atau dalam daerah.

Terpisah, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, atas kejadian tersebut (kecelakaan pelajar di Subang), pihaknya hari ini, Senin 13 Mei 2024, bersama pimpinan daerah lainnya se-Jawa Barat akan lakukan rapat dengan Gubernur Jabar.

Halaman:

Editor: M Haidar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah