Negara Diminta Harus Campur Tangan Atasi Masalah Pendidikan di Indonesia

- 12 Mei 2024, 21:02 WIB
Ilustrasi - Sekolah di tengah Pandemi
Ilustrasi - Sekolah di tengah Pandemi /Pixabay/JonnyBelvedere/

KARAWANGPOST - Negara harus campur tangan secara efektif melalui regulasi terhadap sektor pendidikan menjadi sangat krusial karena masa depan peradaban bangsa tergantung pada pendidikan.

Pasalnya, biaya operasional sektor pendidikan di Indonesia tidak ada yang murah. Pernyataan ini dilontarkan oleh Anggota DPR RI Mardani Ali Sera dalam diskusi virtual, di Jakarta, Jumat 10 Mei 2024.

Mardani mengungkapkan peran pemimpin bangsa harus kuat sehingga generasi bangsa bisa mendapatkan layanan pendidikan dengan kualitas terbaik tanpa memandang asal status sosial dan ekonomi.

Baca Juga: Legislator Soroti Wacana Penambahan Kementerian pada Pemerintahan Prabowo-Gibran

Baca Juga: Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia diberangkatkan ke Tanah Suci

“Negara yang hadir dengan ‘leadership’ yang kuat lalu mampu membuat pertimbangan strategis, maka yang terjadi (akses) pendidikan (bisa) terjangkau, asetnya pun nantinya juga bagus. Saat yang sama, kualitas dan kuantitasnya bisa tercukupi," ujar nya

"Supaya terwujud, ini memerlukan sebuah orkestra yang luar biasa rumit ya, karena tidak mudah menghadirkan pendidikan berkualitas ketika ekosistemnya belum dibangun," sambung Mardani.

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sektor pendidikan di Indonesia dihadapkan berbagai sejumlah permasalahan mulai dari isu kesejahteraan profesi pendidik, komersialisasi, penerapan Kurikulum Merdeka, kesenjangan antara kebutuhan operasional perguruan tinggi negeri dengan pendapatan PTN, dan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang naik signifikan.

Di sisi lain, jika merujuk pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, negara harus turut berperan aktif untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Halaman:

Editor: M Haidar

Sumber: DPR


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah