Sistem Kelas BPJS Kesehatan Resmi Dihapus Berlaku mulai 30 Juli 2024

- 15 Mei 2024, 22:23 WIB
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo /Instagram/@jokowi/

KARAWANGPOST - Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan resmi diteken dan diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Perpres tersebut mengatur terkait peningkatan mutu standar pelayanan melalui Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Dilansir dari dokumen salinan yang terbit melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Sekretariat Negara (JDIH Setneg), diatur tentang standar kelas ruang rawat inap yang mencakup 12 kriteria.

Baca Juga: Legislator Jelaskan Latar Belakang Munculnya Polemik Jurnalistik Investigasi di RUU Penyiaran

Baca Juga: Kerap Timbulkan Kecelakaan, Korlantas Polri Sebut Ada Terdapat 700 Blackspot di Indonesia

Pasal 46A mensyaratkan kriteria fasilitas perawatan dan pelayanan rawat inap KRIS meliputi komponen bangunan yang digunakan tidak boleh memiliki tingkat porositas yang tinggi, terdapat ventilasi udara, pencahayaan ruangan, kelengkapan tempat tidur, termasuk temperatur ruangan.

Selain itu, penyedia fasilitas layanan juga perlu membagi ruang rawat berdasarkan jenis kelamin pasien, anak atau dewasa, serta penyakit infeksi atau noninfeksi.

Kriteria lainnya adalah keharusan bagi penyedia layanan untuk mempertimbangkan kepadatan ruang rawat dan kualitas tempat tidur, penyediaan tirai atau partisi antartempat tidur, kamar mandi dalam ruangan rawat inap yang memenuhi standar aksesibilitas, dan menyediakan outlet oksigen.

Perpres yang diteken Presiden Jokowi pada 8 Mei 2024 itu juga mengatur hak peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk meningkatkan perawatan yang lebih tinggi, termasuk rawat jalan eksekutif.

Halaman:

Editor: M Haidar

Sumber: Setpres


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah