Suka Nyinyir Bisa Picu Resiko Serangan Jantung

- 15 Mei 2024, 20:00 WIB
Ilustrasi seorang sedang terkena serangan jantung
Ilustrasi seorang sedang terkena serangan jantung /Karawangpost/Pixabay/ mohamed Hassan

KARAWANGPOST - Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa orang suka menunjukkan kepribadian seperti bermusuhan, sarkastik berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi jantung. Studi ini dilakukan oleh University of Tennessee.

Penelitian dilakukan di Amerika Serikat (AS) dengan melacak 2.321 penyintas serangan jantung, yang semuanya telah menjalani tes kepribadian sebelum dipantau selama 24 bulan ke depan.

Berdasarkan observasi selama dua tahun, partisipan kemudian dibandingkan dengan hasil skor kepribadiannya. Para peneliti segera menemukan bahwa mereka yang memusuhi orang lain lebih mungkin menderita serangan jantung berulang.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Gulai Bebek

Selain itu, orang-orang ini juga cenderung tidak menjaga kesejahteraan mereka sendiri. Mereka lebih cenderung merokok, minum, dan memiliki pola makan yang buruk.

Menurut European Journal of Cardiovascular Nursing, para peneliti menyimpulkan karakter seseorang dapat memengaruhi jantung. Hal ini terjadi melalui mekanisme perilaku dan psikologis.

Seperti dilansir dari laman VT, penulis studi Tracey Vitori menyebut beberapa karakteristik permusuhan yang disoroti adalah sarkasme, sinisme, kebencian, ketidaksabaran, atau mudah tersinggung.

"Orang yang bermusuhan telah meningkatkan waktu pembekuan, tingkat adrenalin yang lebih tinggi, di atas tingkat kolesterol dan trigliserida normal, dan meningkatkan reaktivitas jantung," ungkap peneliti itu.

Asisten Profesor di Fakultas Keperawatan Universitas Tennessee, Vitori menyatakan bahwa kejadian ini bukan hanya terjadi satu kali saja. Namun ini menjadi ciri bagaimana seseorang berinteraksi dengan orang lain.

Halaman:

Editor: Hani Tania

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah