Suka Nyinyir Bisa Picu Resiko Serangan Jantung

- 15 Mei 2024, 20:00 WIB
Ilustrasi seorang sedang terkena serangan jantung
Ilustrasi seorang sedang terkena serangan jantung /Karawangpost/Pixabay/ mohamed Hassan

"Kami tahu bahwa mengendalikan kebiasaan gaya hidup meningkatkan prospek pasien serangan jantung dan penelitian kami menunjukkan bahwa meningkatkan perilaku bermusuhan juga bisa menjadi langkah positif," jelas Vitori.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Nasi Bakul Telur Asin

Para ahli juga menemukan bahwa mereka yang memiliki pandangan hidup yang lebih positif lebih mungkin untuk berolahraga, lebih sedikit minum, dan tidak merokok.

Sementara studi sebelumnya yang diterbitkan oleh Associate Professor Psikiatri di Harvard Medical School, Jeff C Huffman mengemukakan menjadi bahagia dapat memberikan jantung yang sehat.

"Orang yang mengalami emosi positif memiliki tingkat kortisol yang lebih rendah, dan lebih sedikit kelainan tekanan darah dan respons stres fibrinogen terhadap tes stres mental, dibandingkan dengan mereka yang tidak merasakan emosi positif," tutur Jeff.***

Halaman:

Editor: Hani Tania

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah