Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Durian: Dampak Negatif bagi Kesehatan Tubuh

- 22 Mei 2024, 14:00 WIB
Mabuk Kebanyakan Makan Durian? Jangan Khawatir 4 Makanan dan Minuman ini Bisa Mengatasinya / Layar Instagram @vitriana.olshop
Mabuk Kebanyakan Makan Durian? Jangan Khawatir 4 Makanan dan Minuman ini Bisa Mengatasinya / Layar Instagram @vitriana.olshop /Nur Afiani /

KARAWANGPOST - Durian adalah buah yang terkenal dengan rasa dan aromanya yang kuat, serta kandungan nutrisinya yang kaya. Meskipun durian memiliki beberapa manfaat kesehatan, mengonsumsinya terlalu sering dapat menimbulkan dampak negatif bagi tubuh. Berikut adalah beberapa bahaya yang dapat timbul akibat terlalu sering mengonsumsi durian:

Kandungan Kalori yang Tinggi

Durian adalah buah yang tinggi kalori. Mengonsumsi durian dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan asupan kalori yang berlebih, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas. Kelebihan kalori yang tidak terbakar akan disimpan dalam tubuh sebagai lemak, yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit metabolik.

Tinggi Gula dan Lemak

Durian memiliki kandungan gula dan lemak yang cukup tinggi. Konsumsi durian yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah, yang berbahaya bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko tinggi terkena diabetes. Kandungan lemak dalam durian, meskipun sebagian besar lemak sehat, juga dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Bakwan Sayur Teri

Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Durian mengandung serat yang tinggi, yang dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah moderat. Namun, konsumsi durian yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, gas, dan sembelit. Kandungan serat yang terlalu tinggi dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.

Meningkatkan Risiko Hipertensi

Halaman:

Editor: Hani Tania

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah