Kementerian PUPR Kerahkan Sejumlah Alat Berat Atasi Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar

- 15 Mei 2024, 11:41 WIB
Kementerian PUPR turunkan alat berat untuk atasi banjir bandang lahar dingin di Sumbar
Kementerian PUPR turunkan alat berat untuk atasi banjir bandang lahar dingin di Sumbar /Karawangpost/Foto/Kementerian-PUPR

KARAWANGPOST - Alat berat dikerahkan untuk membantu penanganan darurat bencana banjir lahar dingin yang terjadi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ysng terjadi pada Sabtu 11 Mei 2024.

Banjir yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi di kawasan Gunung Merapi, menyebabkan luapan empat sungai di bagian hilir, yakni Sungai Batang Malana, Sungai Batang Bangkahan, Sungai Batang Bengkawas, dan Sungai Batang Katiak hingga menggenangi pemukiman warga.  

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan Maulidya Indah Junica mengatakan terdapat 13 alat berat yang dikerahkan difokuskan untuk membersihkan material lumpur dan material vulkanik Gunung Marapi serta membuka jalan akses untuk mengalirkan bantuan dan logistik. 

Baca Juga: BMKG Ungkap Penyebab Bencana Banjir Bandang Lahar Dingin di Sumbar

Baca Juga: Dinyatakan Tidak Lolos Syarat Haji, Sebanyak 972 Jemaah Calon Haji asal Medan Gagal diberangkatkan

“Penanganan dan langkah-langkah antisipasi dilaksanakan seluruh Unit Organisasi Kementerian PUPR. Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air memobilisasi alat berat berupa 5 unit excavator standard PC200 untuk pembersihan material lumpur dan material vulkanik Gunung Marapi. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Ditjen Bina Marga memobilisasi alat berupa 8 unit excavator juga untuk membersihkan material banjiran,” kata Maulidya Indah siaran pers, Rabu 15 Mei 2024.

Maulidya mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi bagi masyarakat terdampak, Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat telah melakukan assessment kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. 

Tim Tanggap Darurat Kementerian PUPR telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar untuk melakukan monitoring kondisi terkini. 

“Hasil monitoring Tim Tanggap Darurat BPPW Sumbar mengantisipasi kebutuhan sarpras. BPPW Sumbar masih melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar bilamana ada kebutuhan/permintaan sarpras,” ungkap Maulidya. 

Halaman:

Editor: M Haidar

Sumber: Kementerian PUPR


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler