Tidak Update, DPRD Karawang Pertanyakan Transparansi Anggaran Covid-19

19 Desember 2020, 18:21 WIB
Data laporan penggunaan anggaran penanganan Covid-19 Karawang /Tangkapan Layar/Ali Hasan

KARAWANG POST - Transparansi anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Karawang dipertanyakan. Jangankan masyarakat umum, anggota legislatif saja tidak seluruhnya mengetahui secara detail penggunaan anggaran Covid-19.

Secara umum, jumlah anggaran penanganan Covid-19 di Karawang cukup fantastis, mencapai Rp162 miliar. Namun transparansi anggarannya tidak diupdate dengan baik.

Baca Juga: Unggah Foto di Ruang Isolasi COVID-19, Pevita Pearce Ingatkan Warga Soal ini

Penggunaan anggaran Covid-19 yang disampaikan ke publik terakhir diupdate pada 5 Oktober 2020.

Anggota DPRD Karawang Natala Sumedha mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran Covid-19 yang tidak disampaikan dengan baik ke publik.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Masuk 20 Besar Tertinggi di Dunia

"Kami selalu minta transparansi penggunaan anggaran secara update sesuai realisasinya," ujar legislator dari fraksi PDIP tersebut.

Menurut dia, anggaran penanganan Covid-19 itu cukup besar. Karena itu Tim Gugus Tugas dan dinas terkait harus saling support agar bisa menyampaikan transparansi anggaran ke publik.

Baca Juga: Selama Sepekan, Kasus Covid-19 di Karawang Semakin Melonjak

"Data penyerapan atau penggunaan anggarannya juga harus diupdate agar kami di legislatif bisa mengetahui secara detail anggaran yang sudah terpakai dalam penanganan Covid-19 itu," ungkapnya.

Selain itu, ia juga mempertanyakan peran Dinas Komunikasi dan Informatika Karawang dalam menyampaikan bentuk transparansi anggaran penanganan Covid-19 tersebut ke publik.***

Editor: Ali Hasan

Tags

Terkini

Terpopuler