Pelatih Voli Cabuli 13 Anak Didiknya, 1 Orang Hamil 8 Bulan

- 19 Oktober 2021, 20:25 WIB
Guru Voli Cabuli 13 Murid, 1 Orang Hamil 8 Bulan
Guru Voli Cabuli 13 Murid, 1 Orang Hamil 8 Bulan /Karawangpost/pexels: Sofia Alejandra/ Pexels



KARAWANGPOST
- Satreskrim Demak menangkap seorang pelatih klub bola voli yang bernama Lulut Kusmiyanto (39) atas kasus pencabulan, 13 anak didiknya di bawah umur di Demak, Jawa Tengah.

AKBP Budi Adhy Buono Kapolres Demak, menyampaikan, pelaku diringkus Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Demak atas laporan yang dibuat oleh salah satu orang tua korban.

"Setiap beraksi pelaku selalu memaksa korban untuk melayani hingga tiga kali. Jika mau disetubuhi akan dibelikan perlengkapan bola voli seperti sepatu,” ujar Budi Adhy Buono, Senin 18 Oktober 2021.

Baca Juga: Tak Tahan Birahi Memuncak, Pemuda Ini Bunuh dan Perkosa Gadis Cantik Pegawai Samsat 

Budi menjelaskan, aksi bejat pelaku terungkap saat pelapor, yakni orang tua korban mencurigai perubahan bentuk tubuh anaknya yang masih berusia 15 tahun.

"Total 13 anak yang sudah dicabuli, ada satu korban yang sampai hamil 8 bulan berinisial AN yang telah dicabuli pelaku sebanyak lima kali," ujarnya. 

Setelah didesak, korban akhirnya mengakui bahwa pelatih volinya itu merupakan ayah dari anak yang di kandungnya itu.

Baca Juga: Lima Posisi Bercinta Tanpa Suara, Nomor 4 Bikin Nagih

"Atas tindak pencabulan yang dilakukan pelaku, kemudian orang tua korban melapor ke Polres Demak," jelasnya.

Budi mengatakan, pelaku mencabuli anak didiknya di rumahnya sendiri. Pelaku merayu korban agar datang ke rumahnya untuk membahas perlombaan yang akan diikuti oleh klub voli mereka.

Namun, ia justru memaksa korban untuk melakukan hubungan badan. Aksi bejat yang dilakukan Lulut Kusmiyanto terjadi sejak Januari 2021 hingga April 2021. 

Baca Juga: Kisah Haru Enzy Storia Kehilangan Sosok Ayah di Masa Kecil

"Dengan iming-iming diberikan sejumlah uang dan perlengkapan voli, korban diminta untuk membuka seluruh pakaian dan kemudian pelaku mencabuli korban," ungkap Budi.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, sebenarnya korban sempat memberi tahu tersangka bahwa korban telah hamil, namun tersangka mengancam korban jika memberi tahu kepada orang tuanya.

"Pelaku sempat berusaha menggugurkan kandungan korban dengan obat obatan hingga ke dukun. Namun janin yang ada dalam kandungan korban masih sehat sampai sekarang," ujarnya.

Baca Juga: 9 Manfaat Bercinta di Pagi Hari, Nomor 9 Semua Orang Pasti Mau

Dari hasil penyelidikan Pihak Kepolisian, Pelaku Lulut Kusmiyanto diketahui telah mencabuli 12 anak didiknya.

Mereka masing-masing PJ (18), ZA (16), SR (18), DK (18), SB (18), IS (17), YD (19), RD(19), SA (18), AS, AF dan AT.

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan cabul yang dilakukan terhadap 13 anak itu karena ia memang memiliki ketertarikan secara seksual.

Baca Juga: Ria Ricis Beberkan Banyak Cobaan Jelang Pernikahan 

"Pelaku mengakui bahwa perbuatan cabul itu dilakukan lantaran senang dengan anak perempuan di bawah umur dan memegang bagian sensitif anak tersebut," ujar Budi.

Budi mengatakan, pelaku terjerat dengan ancaman hukuman Undang-undang Perlindungan anak, dengan ancaman 15 Tahun penjara.

"Pelaku kami jerat pasal 81 ayat (2) dan (3) atau pasal 83 ayat (1) dan (2) Jo pasal 76E undang-undang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga,” ujarnya.***

Editor: Zein Khafh


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x