Update Harga Komoditas Tambang Hari Ini 19 April 2024: Seluruh Harga Komoditas Naik

- 19 April 2024, 12:46 WIB
Nikel Batangan
Nikel Batangan /Karawangpost/Foto/FB-Tester

 

KARAWANGPOST - Harga komoditas bahan tambang pada hari Jumat, 19 April 2024 menunjukkan pergerakan yang beragam. Fluktuasi harga komoditas bahan tambang merupakan hal yang biasa terjadi di pasar global.

Hari ini, beberapa komoditas tambang nengalami kenaikan diantaranya, Nikel Naik 0,9% menjadi USD 20.510 per ton, Timah Naik 0,5% menjadi USD 26.850 per ton, Tembaga Naik 0,3% menjadi USD 9.220 per ton, Alumunium Naik 0,2% menjadi USD 2.900 per ton, Batu Bara Naik 1,2% menjadi USD 170 per ton, Minyak Bumi: Naik 0,8% menjadi USD 105 per barel, Gas Alam Naik 0,6% menjadi USD 7 per MMBtu.

Sedangkan komoditas tambang yang mengalami penurunan harga pada hari ini tidak ada. Berikut ini daftar harga seluruh komoditas bahan tambang:

Baca Juga: Kurangi Beban Impor, Pemerintah Integrasikan Perkebunan Tebu dengan Pabrik Gula

Baca Juga: Batu Bara Indonesia Berpotensi Jadi Solusi Krisis Energi Nasional

Nikel:

  • Harga nikel di London Metal Exchange (LME) naik 0,9% menjadi USD 20.510 per ton.
  • Permintaan nikel global terus meningkat seiring dengan transisi energi menuju kendaraan listrik.
  • Pasokan nikel dari Indonesia, salah satu produsen terbesar, diprediksi akan stabil di tahun 2024.

Timah:

  • Harga timah di LME naik 0,5% menjadi USD 26.850 per ton.
  • Permintaan timah dari industri elektronik diprediksi akan terus meningkat.
  • Pasokan timah global diprediksi akan stabil di tahun 2024.

Tembaga:

  • Harga tembaga di LME naik 0,3% menjadi USD 9.220 per ton.
  • Permintaan tembaga dari sektor konstruksi dan infrastruktur diprediksi akan meningkat.
  • Pasokan tembaga global diprediksi akan stabil di tahun 2024.

Alumunium:

  • Harga alumunium di LME naik 0,2% menjadi USD 2.900 per ton.
  • Permintaan alumunium dari industri otomotif diprediksi akan meningkat.
  • Pasokan alumunium global diprediksi akan stabil di tahun 2024.

Batu Bara:

  • Harga batu bara Newcastle (spot) naik 1,2% menjadi USD 170 per ton.
  • Permintaan batu bara di Asia masih tinggi, terutama dari China dan India.
  • Pasokan batu bara global diprediksi akan stabil di tahun 2024.

Minyak Bumi:

  • Harga minyak Brent (spot) naik 0,8% menjadi USD 105 per barel.
  • Permintaan minyak global diprediksi akan meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi dunia.
  • Pasokan minyak global diprediksi akan stabil di tahun 2024.

Gas Alam:

  • Harga gas alam Henry Hub (spot) naik 0,6% menjadi USD 7 per MMBtu.
  • Permintaan gas alam di Eropa meningkat seiring dengan perang di Ukraina.
  • Pasokan gas alam global diprediksi akan stabil di tahun 2024.

Kesimpulan:

Harga bahan tambang mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti permintaan, pasokan, dan sentimen pasar global.

Penting untuk dicatat bahwa harga yang tertera bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan di pasar global. Bahan tambang ini penting untuk berfungsinya industri global.

Mereka digunakan untuk memproduksi berbagai macam produk, mulai dari mobil dan elektronik hingga makanan dan pakaian.

Halaman:

Editor: M Haidar

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah