Gempa Bumi Tektonik M6.0 SR Mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

5 April 2022, 10:31 WIB
Peta Guncanngan Gempa Bumi /Karawangpost/BMKG

KARAWANGPOST - Kabupaten Halamhera Barat, Provinsi Maluku Utara Diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6.0 Skala Richter Selasa, 5 April 2022 pukul 08.44.06 WIB.

Dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,9.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,11° LU ; 126,97° BT, atau Tepatnya berlokasi di laut dengan jarak 77 KM Arah Barat Laut Loloda, Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 10 KM.

Baca Juga: Ramalan Harian Shio Anjing, Selasa 5 April 2022

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

Dari hasil analisis mekanisme menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik kombinasi mendatar (sesar dorong-miring).

Sementara itu BMKG berhasil mencatat dampak gempa bumi yang dirasakan di wilayah Galela dengan skala intensitas III-IV MMI, wilayah Tobelo III MMI, wilayah Bitung II-III MMI, dan wilayah Siau, Morotai II MMI.

Baca Juga: Warga Miskin Karawang akan Mendapat Set Top Box TV Digital Gratis pada Tahap Dua

Menurut BMKG berdasarkan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan bencana Tsunami.

Pemantauan BMKG dari sejak terjadinya gempa bumi hingga pukul 09.05 WIB sementara hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (gempa susulan).

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat diperjelas kebenarannya.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Sidak Hari Ini ditemukan Harga Minyak Goreng Tidak Sewajarnya Minyak Goreng Curah Lebih Tinggi

Masyarakat untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Bila mengalami guncangan akibat gempa maka periksa dan pastikan tempat tinggal Anda tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah.***

Editor: M Haidar

Sumber: BMKG

Tags

Terkini

Terpopuler