Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Mohsen Fakhrizadeh Ditangkap Dinas Keamanan Iran

9 Desember 2020, 22:13 WIB
Jenazah Mohsen Fakhrizadeh /Kemenhan Iran/

KARAWANGPOST - Beberapa pelaku yang terlibat dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh telah ditangkap dinas keamanan Negara Iran.

Juru bicara parlemen Iran menyebutkan "Pelaku pembunuhan ini, beberapa di antaranya telah diidentifikasi dan bahkan ditangkap oleh dinas keamanan, tidak akan lolos dari keadilan," kata penasihat ISNA, Hossein Amir-Abdollahian, kepada Al Alam TV berbahasa Arab Iran pada Selasa, 8 Desember 2020, seperti dikutip dari Reuters.

Iran menyalahkan Israel atas pembunuhan Fakhrizadeh yang terjadi 27 November lalu. Ilmuwan ini dipandang intelijen Barat sebagai dalang program rahasia senjata nuklir Iran.

Baca Juga: Komitmen Berantas Korupsi KPK Beri Apresiasi Kementerian Keuangan

Dilansir dari Pikiran Rakyat dalam artikel “Iran: Pelaku Pembunuh Ilmuwan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh Telah Ditangkap”. Apakah Zionis (Israel) mampu melakukan ini sendiri dan tanpa kerja sama, misalnya, dinas (intelijen) Amerika atau dinas lain? Mereka pasti tidak bisa melakukan itu,” katanya.

Iran telah memberikan rincian kontradiktif tentang kematian Fakhrizadeh dalam penyergapan siang hari di mobilnya di jalan raya dekat ibu kota Teheran.

Seorang komandan senior Pengawal Revolusi Iran mengatakan pembunuhan itu dilakukan dari jarak jauh dengan kecerdasan buatan dan senapan mesin yang dilengkapi dengan 'sistem pintar yang dikendalikan satelit'.

Baca Juga: BKMG: Waspada Gelombang Tinggi Laut Hantam Selatan Banten

Para saksi sebelumnya mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sebuah truk meledak sebelum sekelompok pria bersenjata melepaskan tembakan ke mobil Fakhrizadeh.

Para ahli dan pejabat mengatakan pembunuhan Fakhrizadeh mengungkap celah keamanan yang menunjukkan pasukan keamanan Iran mungkin telah disusupi dan Negara Republik Islam itu rentan terhadap serangan lebih lanjut.

Pembunuhan Fakhrizadeh mendorong kecaman luas dari Iran, yang secara eksplisit menuduh Israel bertanggung jawab atas serangan itu dan mengancam akan membalas dendam.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Uni Eropa mengkritik operasi pembunuhan ilmuwan nuklir Iran itu, tapi tidak menyebut Israel.

Baca Juga: Ridwan Kamil Berharap Tidak Ada Cluster Baru Pilkada

Diberitakan Pikiran-rakyat.com sebelumnya, Fakhrizadeh dilaporkan sudah lama menjadi incaran pasukan khusus Israel Mossad selama bertahun-tahun.

Menurut laporan, karena dugaan pekerjaan Fakhrizadeh pada senjata nuklir, dia telah lama menjadi target utama Mossad.

Pejabat intelijen yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Israel berada di balik pembunuhan Fakhrizadeh.

Baca Juga: Jokowi akan Lakukan Ini Untuk Selesaikan Habib Rizieq Shihab

Hingga saat ini, tidak ada bukti publik keterlibatan Israel. Pemerintah Yerusalem belum mengomentari pembunuhan tersebut.***

 

Editor: M Haidar

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Terpopuler