Diminta Antisipasi Dampak Konflik Iran-Israel, Ini Lima Langkah Saran untuk Pemerintah

- 19 April 2024, 18:26 WIB
Konflik membara Iran dan Israel.
Konflik membara Iran dan Israel. /YouTube/

KARAWANGPOST - Pemerintah diminta untuk mengambil langkah strategis secara proaktif untuk mengantisipasi dampak dari konflik Israel-Iran.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyarankan, pertama, agar pemerintah mengambil langkah diplomatik aktif melalui lembaga internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk mendorong gencatan senjata antara kedua negara tersebut, sekaligus mendukung upaya perdamaian antara Israel dan Palestina.

Baca Juga: Israel Melancarkan Serangkaian Serangan ke Iran pada Dini Hari

Baca Juga: Menlu Retno Tegaskan Tidak Adanya Hubungan Diplomatik Antara Indonesia-Israel

Said juga menekankan pentingnya agar PBB memiliki peran yang lebih signifikan dalam upaya menciptakan perdamaian dunia.

“Upaya (tersebut) memang tidak mudah, karena (dukungan kuat) dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris kepada Israel,” kata Said dalam keterangannya kepada media, di Jakarta, Kamis 18 April 2024.

Said menilai dari perspektif ekonomi, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mengakibatkan kenaikan harga minyak dunia memberi keuntungan bagi dua blok politik utama, yaitu Tiongkok dan Rusia, serta AS, Arab Saudi, dan Kanada, yang semuanya merupakan produsen minyak bumi dan senjata utama di dunia.

Langkah kedua, kata Said, pemerintah harus memastikan pasokan minyak bumi untuk kebutuhan dalam negeri.

Halaman:

Editor: M Haidar

Sumber: DPR


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah