IEAW 2021 Menjadi Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

- 22 Februari 2021, 16:47 WIB
Kegiatan IEAW 2021 Inisiasi KBRI Abu Dhabi
Kegiatan IEAW 2021 Inisiasi KBRI Abu Dhabi /Kemenlu RI/

KARAWANGPOST - Setelah sukses menyelenggarakan Indonesia-UAE Week pada bulan Desember 2020, KBRI Abu Dhabi kembali menginisiasi kegiatan Indonesia-Emirates Amazing Week (IEAW) 2021 sebagai upaya  meningkatkan kerja sama di berbagai bidang antara RI dan Persatuan Emirat Arab (PEA).

Rencananya IEAW 2021 akan diselenggarakan pada tanggal 1-8 Maret 2021 di Jakarta, Bandung, Solo dan Surabaya.

Dubes RI untuk PEA Husin Bagis menyampaikan bahwa KBRI Abu Dhabi terus aktif melakukan kegiatan-kegiatan yang diharapkan dapat memperkuat kerja sama baik sosial, lingkungan hidup, keagamaan maupun ekonomi.

Baca Juga: Support agar Warga Produktif, Pemkab Purwakarta Gelar Pelatihan dan Bantuan

“Kondisi pandemi mendesak kita harus terus aktif melakukan berbagai terobosan dan inovasi,“ ujarnya.

Puncak dari kegiatan Indonesia-Emirates Amazing Week 2021 adalah groundbreaking masjid replika Sheikh Zayed Grand Mosque di Solo.

Masjid Replika Sheikh Zayed Grand Mosque tersebut merupakan hadiah dari Yang Mulia Mohammed Bin Zayed untuk Indonesia yang disampaikan saat berkunjung ke Indonesia pada tahun 2019.

Baca Juga: Pangdam IX Udayana dan Shopee Indonesia Bantu Tuntaskan Krisis Air Bersih di NTT

Dalam rangkaian kegiatan tersebut tiga kerja sama G to G yang direncanakan akan ditandatangani, yang meliputi:

  1. Finalisasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Mangrove antara Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan UAE dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Indonesia.
  2. Penandatanganan MoU Kerja Sama Ekonomi Kreatif antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia dengan Kementerian Kebudayaan dan Pemuda PEA.
  3. MoU kerja sama bidang waqaf antara Kementerian Agama RI dengan Otoritas Umum Urusan Islam dan Waqaf (AWQAF) PEA.

Dubes Husin Bagis menyampaikan bahwa untuk memanfaatkan momentum peresmian masjid tersebut, maka upaya-upaya produktif untuk mendorong tercapainya kerja sama antara Government to Governent (G to G) maupun Bussiness to Bussiness (B to B) terus dilakukan.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka, Begini Cara Daftarnya

Sementara dari sisi kerja sama ekonomi, direncanakan empat kerja sama B to B akan ditandatangani yang meliputi kerja sama antara lain:

  1. Joint Venture Shareholder Development Aggrement antara PT Pelabuhan Indonesia Maspion dan DP World di bidang kawasan industri dan pelabuhan senilai USD 1,2 miliar,.
  2. Penandatanganan kesepahaman antara BUMN pertahanan PT. Dirgantara Indonesia dengan Calidus LLC, Industrial Cooperation Agreement antara PT. Pindad dan Caracal LLC.
  3. Penandatanganan kesepahaman antara Elite Agro dan BUMN Pangan PT Sang Hyang Sri mengenai pengembangan Agropolitan Industrial Complex di Subang.
  4. Serta beberapa kerja sama ekonomi lainnya yang masih dalam tahap negosiasi dan diharapkan dapat difinalisasi pada awal Maret tersebut.


Penandatanganan kerja sama ekonomi tersebut  akan dilakukan dalam rangkaian forum bisnis pada tanggal 5 Maret 2021.

Baca Juga: Hari Peduli Sampah Nasional, Wakil Walikota Bekasi Lepas Ekspor Minyak Jelantah ke Eropa

Dalam kegiatan forum bisnis bertema Building Path Towards Economic Recovery tersebut, Menteri Energi dan Infrastruktur PEA, H.E. Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei serta CEO DP World Sultan Ahmed bin Sulayem diharapkan menjadi pembicara dari sisi PEA.

Dari catatan KBRI Abu Dhabi, saat kunjungan delegasi bisnis dan Aceh pada akhir bulan Desember 2020, beberapa perusahaan yang melakukan seremoni merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan pimpinan kedua negara yakni Putra Mahkota Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan ke Bogor, pada tanggal 24 Juli 2019.

Halaman:

Editor: M Haidar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah