Ketua BKSAP: Indonesia Mendukung Penuh Upaya Ukraina Mewujudkan Perdamaian

- 3 Maret 2023, 13:05 WIB
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon /Karawangpost/Instagram/@fadlizon



KARAWANGPOST - BKSAP DPR RI mendukung penuh upaya Ukraina untuk mewujdkan perdamaian dan mengakhiri konflik perang dengan Rusia.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menerima delegasi Ukraina Perwakilan Tetap Presiden Ukraina untuk Republik Otonomi Krimea Tamila Tasheva bersama Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin pada hari Senin, 27 Februari 2023 lalu.

Pertemuan tersebut membahas terkai perkembangan situasi dan kondisi terkini pasca setahun invasi Rusia ke Ukraina. Dalam pertemuan itu, Delegasi Ukraina menyampaikan keinginan mereka agar perang segera berakhir.

Baca Juga: PT KCI dan Kementerian Perindustrian, Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Impor KRL

Mereka juga menyampaikan bahwa mereka dapat memahami peran Indonesia yang menjunjung tinggi prinsip bebas aktif termasuk dalam krisis Ukraina dan Rusia. 

Menanggapi hal tersebut, Fadli menegaskan sikap Indonesia yang menghargai integritas wilayah Ukraina sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Fadli juga mendorong upaya perdamaian melalui dialog.

“Kita semua menginginkan perang itu segera berakhir. Kita juga sudah menunjukkan komitmen untuk perdamaian, segera diwujudkan itu perdamaian melalui negosiasi, diplomasi, dan kita juga sudah menunjukkan langkah-langkah yang sesuai dengan aturan internasional,” ujar Fadli Zon.

Baca Juga: Rentan Korupsi, Legislator Sebut Pendanaan Parpol Perlu Pengawasan Ketat

Fadli Zon menyampaikan bahwa komitmen atas perdamaian telah ditunjukkan dengan adanya kunjungan Presiden Indonesia ke wilayah konflik, yaitu Irpin dan Kiev beberapa waktu lalu.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang cukup aktif di berbagai forum yang membahas tentang bagaimana agar perang bisa segera berakhir.

Sebagai Anggota Task Force (Satuan Tugas) IPU untuk resolusi Rusia-Ukraina perwakilan wilayah Asia Pasifik, Fadli menyampaikan bahwa Satuan Tugas IPU sudah tujuh kali mengadakan pertemuan untuk mencari solusi dan terus membicarakan negosiasi dengan kedua parlemen, baik dengan parlemen Ukraina dan parlemen Rusia. Pihaknya menginginkan adanya de-eskalasi konflik Rusia-Ukraina.

Baca Juga: Presiden Jokowi Kritik Pemerintah Daerah Sibuk Tanggap Darurat Saat Bencana Terjadi

Lebih lanjut, Fadli menyampaikan bahwa saat ini, pihak Ukraina sedang menggalang berbagai kegiatan, termasuk untuk kemanusiaan.

Mereka juga mengharapkan bantuan kemanusiaan dari Indonesia, terutama yang terkait dengan energi.

“Kita nanti terus mengamati. Kita terus berharap konflik ini segera berakhir. Kita tidak ingin perang ini berkelanjutan terlalu lama,” kata Fadli.

Sementara itu, Tamila Tasheva dalam menyampaikan terima kasih kepada sikap konsisten Indonesia di dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika membahas persoalan Ukraina yang menjadi korban agresi Rusia.***

Editor: M Haidar

Sumber: DPR


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah