150 Nakes Subang Positif COVID-19 di Hari Kedua PPKM Jawa-Bali

- 12 Januari 2021, 23:11 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis.(Shutterstock/Eldar Nurkovic) /


KARAWANGPOST
-  Pandemi COVID-19 hingga saat ini mengalami peningkatan di beberapa daerah, tercatat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 72 orang yang termasuk jumlah kasus tertinggi sepanjang COVID-19 pada hari kedua PSBB Jawa-Bali di Kabupaten Subang.

Juru Bicara Satgas Penaganan Covid-19 Kabupaten Subang dr. Maxi mengatakan kasus penambahan Covid-19 tersebut merupakan hasil dari tes PCR beberapa waktu lalu, dalam keterangannya di Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Selasa 12 Januari 2021. 

Baca Juga: 11 Ribu Dosis Vaksin Akan Diterima Pemkab Karawang, Prioritas Vaksin untuk 5 Ribu Nakes 

"Kita mencatat total kasus positif mencapai 1.483 dan sudah mendekati 1.500, kemudian yang masih di isolasi itu kurang lebih sebanyak 250 orang," kata dr. Maxi.

Lebih lanjut dr. Maxi menjelaskan, pelaksanaan PSBB Jawa-Bali di Kabupaten Subang saat ini berjalan kondusif, semua pergerakan kegiatan masyarakat masih terpantau baik dan berjalan lancar.

Baca Juga: Bupati Subang Serahkan SK CPNS, Kang Jimat: CPNS Harus Mampu Bertukar Rasa Dalam Melayani Masyarakat

Sementara itu menurut data, tercatat lebih dari 150 orang tenaga kesehatan (nakes) termasuk Dokter dan Perawat di Kabupaten Subang positif COVID-19 setelah kegiatan swab test untuk para pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) di gedung Dinkes Kabupaten Subang Jalan Letjen Soeprapto.

Menurut dr.Maxi, banyak tenaga kesehatan yang berasal dari Puskesmas serta pejabat Dinkes yang terkonfirmasi positif COVID-19, "Hari ini di Dinkes ada teman kami yang positif, makannya kami lakukan tracing swab sebanyak 48 orang," ujarnya.

Baca Juga: Wow! Hari ini 15 Juta Vaksin dari China Tiba di Indonesia 

Selanjutnya, sebanyak 14 Dokter dan 91 perawat yang terkonfirmasi positif COVID-19, "Kita sudah lebih dari 150 selain dokter dan perawat tadi, sisanya adalah pegawai dinas dan tenaga kesehatan lain." imbuhnya.

Halaman:

Editor: Zein Khafh


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X